oleh

Pasarkan Produk Ekspor UKM Indonesia di Australia

Sydney, Australia – KJRI Sydney menyelenggarakan pertemuan yang dilaksanakan secara daring dan luring yang melibatkan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan House of Indonesia (HoI) Sydney dalam rangka promosi produk UKM Indonesia di Australia, (27/05/2021).

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari rangkaian kegiatan kerjasama antara HIPMI dengan HoI setelah penandatanganan Nota Kesepahamanan Kerjasama pada Januari 2021 dan pengiriman produk pada April 2021. Dalam pertemuan ini juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara PT. Semeru Indonesia Maju (Goorita) dan HoI.

“Saya tidak akan bosan mendorong agar implementasi Indonesia Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA CEPA) dapat dirasakan manfaatnya oleh pelaku bisnis Indonesia, terutama UKM yang memiliki pangsa sekitar 99,99% dari total keseluruhan pelaku usaha Indonesia dan menyerap sekitar 97% tenaga kerja nasional,” demikian disampaikan Konsul Jenderal RI – Sydney, Heru Subolo dalam sambutannya.

Baca Juga  Filipina Anugerahi 'Grand Cross Datu Katangian Ginto (Gold Distinction)' Kepada Almarhum Dubes RI untuk Filipina

Konjen Heru Subolo menambahkan bahwa penandatanganan Nota Kesepahaman Kerja Sama antara HoI dan Goorita merupakan inovasi yang dapat membantu UKM go global yang memungkinkan UKM melakukan tracking dan tracing produknya.

“Saya mengajak para diaspora yang hadir untuk mencoba produk UKM yang telah masuk pasar Australia di bawah kerangka kerja sama HIPMI dan HoI, sekaligus menjadi brand ambassador dan marketer produk UKM Indonesia kepada jejaringnya masing-masing,” pungkas Konjen Heru Subolo.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Marolop Nainggolan mengapresiasi kinerja KJRI Sydney dalam memfasilitasi kerja sama antara HIPMI dan HoI yang turut mendukung upaya Pemerintah Indonesia dalam memperluas pasar ekspor produk Indonesia di Australia.

“Saya harapkan pengiriman trial order ini dapat membuka pintu bagi produk makanan minuman lainnya ke konsumen Australia, dan dapat dilakukan terus menerus, sebagaimana disampaikan Menteri Perdagangan saat melepas trial order ini di bulan April lalu,” kata Dirjen PEN.

Baca Juga  Dubes Umar Hadi Dianugerahi Sebagai Warga Kehormatan Kota Seoul

Selain itu, Dirjen PEN juga mengapresiasi peran diaspora Indonesia, seperti HoI, yang telah membantu kurasi produk dan fasilitasi pengiriman produk yang lolos kurasi ke pasar Australia.

Kepala Bidang Perdagangan, Perindustrian dan ESDM HIPMI, Rama Datau, menegaskan bahwa kolaborasi KJRI Sydney dengan HIPMI dan HoI dapat menjadi contoh untuk diadopsi ke negara-negara lain. Ia menekankan bahwa berbagai kendala yang dihadapi UKM Indonesia untuk melakukan ekspor, seperti pemenuhan regulasi pasar internasional, dapat dijembatani dengan peran diaspora Indonesia seperti HoI. Menanggapi hal tersebut, pendiri HoI, Suliyanti Sunaryo, menyatakan siap dukung HIPMI dan mengharapkan trial order ini dapat menyemangati UKM-UKM lain di bawah HIPMI untuk go global.

Para peserta pertemuan yang hadir di KJRI Sydney berkesempatan untuk melakukan uji cita rasa produk dan memberikan masukan mereka secara langsung kepada produsen produk yang hadir secara daring dari Indonesia. Produk UKM yang masuk, antara lain emping melinjo manis dan pedas serta keripik sanjay dan lado hijau dengan merek Tastup, protein water dengan merek IsoPro23, dan bumbu dasar instan dengan merek Anaia dengan varian bumbu putih dan bumbu kuning yang diolah menjadi menjadi opor ayam dan nasi kuning.

Baca Juga  KMA-PBS: Gencatan Senjata, Pembuka Jalan Bagi Kemerdekaan Palestina

Berbagai produk UKM binaan HIPMI kini dapat dijumpai di supermarket Indonesia dan Asia di Sydney, seperti White Lotus, Randwick Oriental, Campsie dan Panda Supermarket. Dalam waktu dekat, produk-produk ini juga akan masuk ke Adelaide, South Australia. (*/cr2)

News Feed